Music Meant to Share...
Mantra BuanaMusic : Zainal ZuliaLyrics : CpolPerformed by : SajakiriApalah maknanya mekar dan pesonaTersirat suramnya warna yang berbezaFenomena cinta indahnya bak permata kilaunya sebentarNatijah duka debu yang tersisa suramDan sengsaraInsani terlena di penghujung senjaSesat di dunia tirani tak bernamaBangun dan bukalah matamu dan mindaJiwa yang merdekaDan makna...bahagia pada..Yang Mencipta (Cinta)Usah diragukan mawar di jendela sinar cahayanyaBukan lagi sinar subur dan berbunga menyeri buana----------------------------------------------------------------------------------The SongThe music inspired from a mixture of "This Love" (Maroon 5), and "How Many Miles to Babylon" (Yngwie Malmsteen). I attempted to write a funky yet heavy song, and this is the result.The synthesizer in the middle & the end was heavily influenced from Dewa 19.The LyricsTo be honest, I'm not quite comprehend what was Cpol trying to say here(maybe he can drop a comment here). But I do understand the 'feel' of the lyrics, (like something BIG and mysterious), which resulted me to do the 'Tsunami' video.By lyricist himself, Mr CPOLlirik lagu ini berkisarkan kepada pencarian cinta oleh manusia.manusia sering tersesat dalam pencarian makna cinta, memilih cinta dunia yang pada hakikatnya hanyalah fatamorgana, indah dan kilaunya sementara."Insani terlena di penghujung senjaSesat di dunia tirani tak bernama"lalu, tika mendapat cinta sementara itu, manusia terleka dan terbuai dengan cinta yang sebenarnya hanya mengalingkan (menghijab) dia (manusia) daripada melihat erti cinta yang sebenar."Bangun dan bukalah matamu dan minda Jiwa yang merdeka"pesanan buat jiwa-jiwa yang terleka agar bangun dan sedari betapa mereka telah terlalai dengan cinta yang penuh dengan tipu daya.Wallahu A'lam.The VideoThis is my first-ever creation with Windows Movie Maker. It was kind of amateur work, and i know it could be done better. And I did realise my expression in music was better than in visual, as I think the whole picture is just 'tangkap muat'.Nevertheless, just enjoy the show.(I want may money back)
Sayangku, tahukah kamuCintaku bagaikan awanMengiringi tiap langkahmuYang perlahan melangkau waktuSayangku, tahukah kamuKasihku melindungimuDari bahang sang suriaKu teduhkan hari mu denganGerimis mendung nan syahduSayangku, tahukah kamuCintaku tak akan pudarBiarpun ribut melandaLihatlah di atas sanaMasih teguh mega berarakMengiringimu..dirimu..selamanya…The Lyric inspired by :-Pada suatu hari seorang pendeta Bahira dikejutkan oleh suatu pemandangan yang sangat aneh: munculnya hamparan awan di langit sambil bergerak maju sepanjang jalan. Dalam benaknya, angkasa yang panas biasanya hanya tampak suasana langit jernih kebiru-biruan, kini tiba-tiba ada awan keputih-putihan dan abu-abu yang bergerak. Makin lama perjalanan awan itu semakin dekat. Kemudian diketahuinya pula bahwa bersamaan dengan itu di tengah padang pasir yang terik, serombongan kafilah - ternyata salah satu anggota rombongannya adalah sosok Muhammad kecil -- sedang berjalan menuju Syam. Telah menjadi kebiasaan bila petang hari kafilah-kafilah akan istirahat dan bermalam tidak jauh dari tempat pendeka itu.
"Pasti ada sesuatu yang mengandung rahasia luar biasa dalam rombongan kafilah itu, " bisik Bahira. Petang itu rombongan kafilah yang dipimpin Abu Thalib akhirnya sampai di kota kecil Busra dan bermalam. Pada saat itu jelas sekali dilihat pendekat Bahira awan tersebut ikut berhenti menaungi para kafilah yang mendirikan kemah-kemah.Itulah penggalan kisah tentang tanda-tanda kerasulan Muhammad. Di dalam Al-Qur'an dan hadis memang banyak dijumpai kisah-kisah keteladanan yang memuat nilai-nilai universal. Cuma, kisah-kisah tersebut masih terpencar-pencar.
Part 2 : Gerimis (0:41)
The Tao of Warren Buffet # 2
"I made my first investment at age 11. I was wasting my life up until then".